Monday, 2 March 2015

Tips Cara Agar Anak Tidak Ngompol

Cara Terbaru Agar Anak Tidak Ngompol | Tips Agar Anak Tidak Ngompol | Cara Alami menghentikan anak Ngompol | Supaya Balita Tidak Ngompol | Tips Agar Anak Tidak mudah Ngompol | Cara Alami Agar Anak Tidak Ngompol | Cara Menghentikan dan Menghilangkan Kebiasaan mengompol.

Anak-anak memang memilki kebiasaan ngompol di malam hari saat tidur, padahal sebenarnya kebiasaan ngompol baru dapat dikatakan sebagai masalah hanya jika perilaku tersebut berlanjut sampai anak berusia 5 tahun. Menurut penelitian, gejala ngompol terjadi pada 1 dari 3 anak berusia 4 tahun dengan jumlah paling banyak adalah anak laki-laki. Ngompol juga lumrah dialami oleh anak-anak usia pra sekolah, karenanya masih ada 10 persen dari jumlah anak-anak usia 6 tahun yang masih belum dapat lepas dari kebiasaan ngompol.

Ada beragam faktor yang menyebabkan anak ngompol, baik di siang maupun di malam hari. Salah satunya adalah karena terlalu banyak mengonsumsi minuman sebelum tidur. Padahal kemampuan tubuh balita belum bisa memberikan ‘alarm’ untuk membuat mereka bangun ketika ingin buang air kecil saat tidur. Kelelahan serta kapasitas kantung kemih yang lebih kecil juga menjadi penyebab ngompol.

Menariknya spesialis anak, Dr Pankaj Deshpande berpendapat di beberapa kasus, kebiasaan ngompol diturunkan dari orang tuanya. Ini diindikasikan usia anak bernenti ngompol sama dengan usia orangtuanya saat berhenti ngompol. Tapi, jika kebiasaan ngompol masih menimpa anak usia 7 tahun ke atas, maka disebabkan oleh faktor psikologis, seperti stres tinggi atau gangguan kecemasan yang terjadi pada anak. Yang perlu diingat oleh orang tua adalah JANGAN MENGHUKUM atau memarahi anak yang sering ngompol. Karena hal tersebut dapat memperburuk kondisi si anak akibat merasa kehilangan harga dirinya atau kepercayaan dirinya yang menurun ketika menghadapi masalah.

Dalam bukunya yang bertajuk “21 Jurus Ampuh Hipnosis Anak”, Bunda Lucy, seorang psikolog anak menuturkan beberapa cara ampuh mengatasi kebiasaan ngompol pada anak, antara lain:

  1. Membatasi minum pada malam hari.
  2. Menjaga anak untuk tidak mengonsumsi cola, teh, cocoa, dan cokelat, karena semunya mengandung kafein yang bersifat diuretik.
  3. Berikan pujian atau reward ketika anak berhasil tidak ngompol.
  4. Libatkan anak dalam aktivitas membersihkan bekas ngompolnya dalam suasana kerjasama yang baik tanpa kemarahan.
  5. Jangan perlakukan anak seperti bayi dengan memaksanya menggunakan popok atau celana plastik.
  6. Lakukanlah ‘pillow talk’, yaitu dengan membisikkan kata-kata ke telinga anak untuk segera ke kamar mandi jika ia ingin buang air.
  7. Untuk anak di atas 7 tahun yang masih ngompol, sebaiknya lakukan teknik regresi untuk mencari tahu gangguan psikologis apa yang pernah terjadi pada anak hingga memicu kebiasaan ini.
Selain itu untuk melindungi kasur anda dari ompol anak adalah dengan menggunakan sprei waterproof, sprei ini melindungi kasur dari ompol sehingga kasur anda tak mudah rusak.


EmoticonEmoticon